Jumat, 02 Desember 2011

Pilihan Segitiga + Setang Drag: Dua Pilihan Setang!


 
Obat untuk tampilan merunduk
Pacuan karapan trek lurus, selain tampil kurus juga cenderung lebih merunduk. Tujuannya, demi mengurangi hambatan angin. Tapi, tidak melupakan faktor handling. Sehingga, waktu tempuh yang semakin cepat.

Selain rangka dibuat lebih mundur, setang juga ikut menyesuaikan. Jika biasanya setang dipotong untuk mengejar desain lebih pendek dan merunduk, kini tidak lagi. Buat motor drag, terutama skubek, sudah terdiri dari beberapa pilihan.

“Mau model biasa atau model jepit ke as sokbreaker depan,” ujar Denny Jonathan dari Kodok Racing di Jl. Rajawali Selatan, No. 12A, Jakarta Pusat.

Dari model yang biasa dulu ya! Maksudnya biasa, banyak pedagang alias pedege menyebutnya model setang sepeda. Itu karena part pengendali laju ini mengaplikasi stem alias raiser pegangan setang milik sepeda. Khususnya, sepeda MTB.

Setang sendiri, mengadopsi bahan dari aluminium. Maka itu, bobotnya tergolong ringan. Di pasaran, setang berikut stem dijual Rp 650 ribu. “Enaknya pakai setang model ini, tidak perlu mengganti sok depan segala,” timpal Denny yang sering bolak-balik ke Thailand.

Berbeda jika sobat memilih setang model jepit. Namanya jepit, tentu butuh as sok lebih panjang dari standar. Jadi, tidak hanya setang aja yang diganti. As sok depan juga ikut disesuaikan.

Kalau yang ini, membuat desain sok depan bergaya ayam jago atau motor sport. “Buat setang, juga memakai bahan aluminium. Peletakannya, biasanya di bawah segitiga atas,” bilang Utomo dari Tomo Speed Shop di Mega Glodok Kemayoran (MGK), Lt. GF, Blok. A-12, No. 1, Jakarta Pusat.

Baik Denny atau Utomo, menjual setang model ini di kisaran Rp 350-450 ribu. Oh ya! Menurut Denny untuk akali sok depan, as sok bisa aplikasi milik Suzuki Satria F-150. “Enggak usah pakai yang asli. Bisa pakai imitasi aja. Sekitar Rp 120 ribuan sepasang. Kalau tabungnya, pakai asli bawaan motor. Misalnya, Yamaha Mio,” jelas Denny yang bisa dikontak di (021) 6453386.

Jika aplikasi setang jepit, sebaiknya diikuti dengan mengganti segitiga juga. Ada dua pilihan untuk segitiga set. Maksudnya, lengkap segitiga atas-bawah. Pertama, segitiga milik Honda Sonic berbahan aluminium yang sudah dimodif. Harga jual, Rp 800 ribu.

Pilihan kedua, segitiga set hasil CNC dengan model yang sama seperti Sonic. Bahan yang dipakai juga dari aluminium. Harga yang ditawarkan, Rp 700 ribu di Kodok Racing. Tapi, jika hanya ingin aplikasi setang sepeda, bisa lirik segitiga bawah saja yang dijual Rp 750 ribu sudah termasuk as komstrir.

Karena bahan dari aluminium, tentunya bobot juga tergolong ringan. Oh ya, kembali ke setang. Dari kedua setang yang ditawarkan tadi, tentu punya perbedaan soal handling.

"Setang sepeda cenderung lebar dari setang jepit," beber Tomo yang bisa dikontak di (021) 93527958. Tapi, itu semua kembali ke racer sendiri. Sebab ada yang lebih percaya diri dengan setang model jepit dan ada juga yang terbiasa model lebar. Pilih mana?  (motorplus-online.com)
 
Penulis : Eka | Teks Editor : Nurfil | Foto : GT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar